Natal merupakan momen yang sangat dinantikan setiap tahunnya oleh para umat Kristiani, terutama oleh anak-anak. Bagaimana tidak, Natal adalah saat di mana kita saling berbagi kasih. Umumnya, kita mengundang teman-teman atau sanak saudara kita untuk merayakan natal bersama, dengan demikian, sukacita kita akan bertambah dan Natal terasa lebih indah.

Pada 18 Desember 2011, Tarbantin Book Store mengundang para pelanggan bersama dengan putra-putri mereka untuk merayakan natal bersama dalam acara “Prince and Princess of the World”, di mana para putra dan putri yang berusia antara 5 sampai 15 tahun berlomba untuk menjadi pangeran dan putri yang terbaik. Kriteria pemenang adalah ketepatan waktu, tata busana dan sikap yang menunjukkan karakter bangsawan.

Pada pukul 16.00 WIB para panitia, yaitu staff Tarbantin Book Store telah siap sedia menyambut para pangeran dan putri yang akan berkompetisi dalam ajang bergengsi ini. Pada pukul 16.15 para peserta sudah mulai berdatangan dengan dandanan yang rapi dan anggun. Para staff Tarbantin Book Store yang juga tidak kalah anggunnya menyambut para pangeran dan putri kecil dengan penuh semangat dan sukacita. Semua peserta berkumpul di lantai 3 di mana acara akan diselenggarakan.

Acara dimulai pada pukul 17.00 saat para pangeran dan putri kecil sudah berkumpul pada waktu yang sudah dijadwalkan. Acara dimulai dengan pujian yang luar biasa, para pangeran dan putri kecil sangat bersemangat dan antusias dalam memuji Tuhan dipimpin oleh princess Chresye dan Milan. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan drama yang dibawakan oleh staff Tarbantin Book Store. Drama kali ini berkisah tentang anak yang hilang.

Alkisah pada suatu kerajaan hiduplah seorang raja yang memiliki dua orang putra. Putra yang bungsu selalu tidak pernah puas dengan kehidupannya dan tidak ingin diatur dalam hal apapun. Sampai pada suatu hari, si bungsu memberontak, dia meminta bagian warisannya dan pergi meniggalkan kerajaan. Sang raja mencoba menghentikannya namun tidak digrubrisnya, akhirnya, pergilah dia dan bersenang – senang bersama dengan teman – temannya.

Dalam waktu yang sangat singkat dia sudah menghabiskan seluruh warisannya hingga tidak punya apa – apa lagi dan hidup terlunta-lunta di jalan. Di tengah-tengah penderitaan dan keputus asaannya, dia teringat akan hidupnya bersama dengan sang raja. Dia menjadi sadar betapa dia disayangi di rumah bapanya dan betapa bodohnya keputusannya untuk pergi. Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke rumah ayahnya dengan segala resiko yang akan dia hadapi. Namun sesampainya di rumah, ternyata bapanya sudah menunggu dan menyambutnya dengan hangat dan pesta meriah. Dia pun tersadar akan kasih bapanya dan memutuskan untuk taat semenjak saat itu.

          

Para pangeran dan putri terlihat begitu menikmati pertunjukan drama tersebut. Seusai drama, pimpinan Tarbantin Book Store, Ibu Catherine Handriyanto memberikan pesan-pesan kepada anak-anak dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Para pemenang mendapatkan sertifikat pemenang dan voucher belanja di Tarbantin Book Store masing-masing sebesar Rp. 500.000,- Acara selesai dan para pangeran dan putri kecil pun sudah mendapatkan bingkisannya masing masing dan pulang dengan penuh sukacita.